puisi: Renda Mentari



     Puisi yang terlahir dari buah fikir Dwi P. Prabaningrum, terangkum dalam bagian Diary Hatinya, Diary Hati Prabaningrum. Selamat membaca. Semoga menuai manfaat.


Renda Mentari


Tarian jemariku teratur sangat
Melahirkan benda kerajinan nan memikat
Hingga penguasa pun berebut dekat
Setiap pandang terpikat kuat

Renda, merenda daku di atas kursi
Gemerlap karyaku memancar menarik hati
Setiap mata yang melirik
Enggan untuk tak tertarik

Renda ini,
Sebuah mahakarya yang kuimpi
Tak berharap orang lain yang miliki
Inginku, renda ini milikku sendiri
Yang kan menemani hari-hari
Hingga tiba saatnya nanti
Menutup usia menghadap illahi
Rendaku, renda mentari…

Pacitan, 21 Desember 2015
D. P. Prabaningrum


Komentar

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan Anda. hal ini akan lebih berarti jiak Anda bekenan menuliskan komentar. Terima kasih...

Postingan populer dari blog ini

A Trip to the Beach_Diary Hati Prabaningrum

Fabel: Mousedeer and Crocodile