Prasangka dan Teror yang Beruntun.



My room, 19th of Nov 2014

Prasangka
Kita memang tak disarankan untuk memelihara prasangka. Dan akupun menyadarinya. Namun, ketika kita mendapati peristiwa yang mencurigakan, apa tidak boleh untuk waspada dan menduga sebagai langkah preventif kita? 
 

Terkait dengan teror-teror yang kau kirimkan, terpaksa aku membiarkan diri mengecewakanmu. Kenapa? Karena sedikitpun tak ada niatan hati untuk bertindak agresif sebagai balasan. Tidak, Girl.

Ga nyambung ya? Emmang saya lagi pengen bikin yang gak nyambung gak nyambung gitu...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Trip to the Beach_Diary Hati Prabaningrum

puisi: Renda Mentari

Fabel: Mousedeer and Crocodile