puisi: Aku dan Debu-M. Tamsil Ali by Diary Hati Prabaningrum
Puisi Sastrawan Angkatan Balai Pustaka
diaryhatiprabaningrum.blogspot.com
Puisi karya M. Taslim Ali yang Dwi P. Prabaningrum baca ulang
dan ulang pada hari ini.
AKU DAN DEBU
Karya: M. TASLIM ALI
Aku jelajahi kota ini
Simpang siur jalannya
Tampak tangis darah dan
daging
Mengeluh jatuh ke debu
Bertemu debu dan debu
Aku jelajah gunung dan
lembah
Debu ngebul dari kakiku
Mulut bedil dan mortar
Rahang meriam, ngebulkan
debu
Debu, dan debu
Aku penjelajah gelap dan
cahya
Aku debu
Seperti tangis darah dan
daging
Seperti debu, keluh
kakiku
Debu takdir, bedil dan
mortir
Pada akhir jalanku
Kembali pada debu
Dari gelap ke caya
Dimana aku lupakan debu
(Jakarta, 8 Mei 1948)
Banyak debu dalam sajak ini, tapi keren hehe
BalasHapus