Diary Hati Prabaningrum:Terima Kasih, Penasihatku
Penasihatku, beruntung sekali Allah mempertemukan aku denganmu. Segala keluh kesah kutumpahkan, disamping kepada Tuhan. Segala pengorbanan telah kau berikan. Engkau memang bukan keluargaku, tak ada hubungan darah diantara kita. Namun, bagiku engkau tak hanya seorang partner yang aku tuakan. Engkaulah sahabat, kakak, sekaligus orang tua bagiku.