Puisi: Menanti Sang Mentari, Diary hati Prabaningrum



Menanti Sang Mentari

Memaku diri di tepian laut dhuha
Menengadah tangan mengajukan pinta
Berkawan sinar hangat
Wujud dari kuasa-Nya

Padamu Ya Robbi…
Kupanjatkan permohonan sepenuh hati
Tentang hasrat yang menjerit
Tentang rindu yang terus bercericit
Menanti sang Mentari
Bersinar di ruang hati


Bungur, 21 Desember 2015
Salam, 

D. P. Prabaningrum

Komentar

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan Anda. hal ini akan lebih berarti jiak Anda bekenan menuliskan komentar. Terima kasih...

Postingan populer dari blog ini

A Trip to the Beach_Diary Hati Prabaningrum

puisi: Renda Mentari

Fabel: Mousedeer and Crocodile